Aturan 50/30/10/10 yang wajib kamu coba demi Kejar Mimpi

Kalau sudah di penghujung hari tapi melihat masih banyak kerjaan atau tugas yang menumpuk duuh rasanya kok nggak abis-abis ya. Kalau kita telaah, sebenarnya bukan karena tugas atau kerjaan yang banyak tapi apakah sudah efektif cara kerja produktifmu? Misal kamu berniat mulai kerja jam 11 pagi, tapi pas mau mulai eh ngumpulin mood dulu cek timeline media sosial. Sampai akhirnya 1 jam berlalu, belum ada progresnya dari pekerjaanmu.

 

Apa benar cara kerja kita belum efektif?

 

Semua berawal dari niat dan kemauanmu untuk melakukan semua pekerjaan itu dengan disiplin. Ada pengalaman menarik dari seorang engineer sekaligus penulis asal Amerika, Jason Gutieerez. Dia bukanlah morning person atau orang yang produktif di pagi hari. Tapi karena passionnya terhadap menulis sangat tinggi, dia pun mencari cara efektif supaya pekerjaannya sebagai engineer selesai dan passionnya bisa tersalurkan.

 

Dia mencoba bangun pagi untuk menulis dahulu selama 1 jam sebelum berangkat ke kantor tempatnya bekerja. Dia membayangkan kalau ini sangat sulit dilakukan karena Jason bukanlah morning person. Tapi nyatanya, dia berhasil bangun lebih pagi untuk menyelesaikan tulisan buat blognya dan merasa lebih relaks tanpa kepikiran pekerjaan yang menumpuk. Dari usaha ini, dia akhirnya membuat suatu aturan produktivitas yang bernama aturan 50/30/10/10. Aturan ini cukup efektif dalam proses #KejarMimpi Bagaimana aturan 50/30/10/10 bekerja?

 

50% dari proses mengejar mimpi adalah ambisi dan obsesi.

 

Aturan ini memang sangat menantang karena 50% dari prosesnya adalah bagaimana kita memiliki keinginan serta kemauan kuat dalam melakukan sesuatu. Jason merasa bangun pagi adalah tantangan terbesar dalam hidupnya. Bahkan menjadikan hal ini sebagai rutinitas pun susah baginya. Tapi karena Jason sadar kalau menulis adalah passionnya dan dia sangat ingin melakukannya, maka semua tantangan rela dia hadapi. Makanya kamu wajib punya obsesi dan tekad yang kuat sebagai motivasimu dalam hidup.

 

30% untuk persiapan dalam menjalankan proses mengejar mimpi.

 

Selain obsesi, dalam proses mengejar mimpi pastinya butuh usaha dan persiapan. Misal kalau di cerita awal tadi kamu butuh waktu untuk naikin mood sebelum kerja, lebih baik kamu ganti kebiasaan ini dengan membuat list pekerjaan apa yang mau diselesaikan di hari itu. Jason pun juga mengubah kebiasaannya bangun siang dengan membuat kebiasaan baru yang lebih sehat. Seperti, nggak bermain media sosial satu jam sebelum jam tidur, membaca buku hingga berjalan santai supaya mendapatkan tidur berkualitas. Sehingga besoknya dia bisa bangun lebih pagi.

 

10% untuk eksekusi proses mengejar mimpi.

 

Setelah menanamkan tekad yang kuat dan persiapan yang matang, baru deh kita coba praktekkan. Ketika alarm pagi nyala, Jason pun langsung bangun dari tempat tidur membuat kopi dan mulai menulis. Ritual sebelum tidur yang dia lakukan cukup membuat bangun tidurnya terasa lebih nyaman. Sehingga rutinitas ini pun dengan mudah dijalankannya secara disiplin. Kita juga bisa kok kalau sudah mencoba mempraktekkannya semua. Kalau pun nggak bisa, mungkin kamu belum mencobanya kan?

 

10% Pasrahkan pada keberuntungan J

 

Setelah semua niat, usaha dan praktek yang sudah dilakukan, kita serahkan pada Tuhan yang memberikan keberuntungan ke diri kita. Selalu ada kebaikan baru jika kita mau melakukan pengorbanan untuk mengejar mimpi kita. Seperti yang dirasakan Jason, ketika dia menerapkan aturan 50/30/10/10, dia mengadopsi binatang peliharaan seekor anak anjing. Anak anjingnya memberikan kebiasaan baru yang lebih sehat dimana dia bisa meluangkan waktu untuk jalan pagi sebelum ke kantor. Nggak hanya itu, Jason juga beruntung punya teman yang membangunkannya ketika pagi hari. Jadi percayalah semua jerih payah dan jatuh bangun proses mengejar mimpimu ini pasti akan ada keberuntungan dan kebaikan yang berbalik ke kita J

 

Beberapa dari kita mungkin merasa tantangan terbesar dalam menjalankan ini adalah mengatur mood dan mindset. Untuk mendukung aturan ini, kamu juga melakukan beberapa persiapan ini:

 

1. Membuat list pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu. Pisahkan mana yang menjadi prioritas dan yang belum.

 

2. Matikan notifikasi handphone selama mengerjakan tugas. Kasih waktu juga kapan kamu bisa mengecek handphone dan usahakan saat itu sedang nggak lagi mengerjakan apa-apa yaa.

 

3. Buat perencanaan mimpi dalam jangka panjang. Misal dalam setahun ini apa yang mau kamu capai, lalu 3 tahun ke depan apa yang mau kamu capai.

 

4. Luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel yang mendukung proses meraih mimpimu. Aplikasi #KejarMimpi punya segudang artikel inspiratif yang bisa kamu baca setiap harinya. Coba deh download di sini!

 

5. Jangan lupa istirahat dan refreshing. Karena fisik dan pikiran butuh istirahat sebelum gas menyelesaikan tugas-tugas. Hal ini juga salah satu dari usaha kita dalam proses kejar mimpi lho!

 

Jadi buat para tim rebahan udah dapet pencerahan kan buat mengatasi keluhan tugas numpuk? Mimin udah cobain aturan 50/30/10/10 dari awal Januari. Kalau buat Mimin, tantangan terbesarnya adalah mengatur mindset dan mood. Tapi so far aturan ini membuat Mimin jadi disiplin dan bisa banyak menyelesaikan pekerjaan dalam satu hari. Kalau mimin  bisa, kamu pun juga bisa dong! Seenggaknya dicoba aja dulu menerapkan aturan ini demi meraih mimpi kita lebih efektif.

 

TOP VIDEO
Kejar Mimpi | Ide bisnis startup yang menjanjikan
Pintar Mengatur Cashflow Demi Masa Depan
Mau coba Solo Traveling? Kenapa enggak!
Sudah Siap Meraih Mimpi Bersama Beasiswa #KejarMimpi CIMB Niaga 2019?