Apa yang Harus Dilakukan di Dalam Kondisi Ketidakpastian?

Apa kabar kamu yang sedang #dirumahaja? Senang karena lebih banyak waktu di rumah dan bareng sama keluarga? Atau malah suntuk karena ketemu dengan suasana yang sama setiap hari?

 

Pandemi Virus Corona yang terjadi hampir di seluruh negara termasuk di Indonesia, tidak hanya berdampak kepada keberlangsungan kesehatan manusia, tapi juga secara nyata merubah seluruh tatanan kehidupan kita.

 

Mungkin banyak dari kalian yang bertanya “kapan ini semua akan berakhir?”

 

Sangat wajar kalau kamu merasa bingung, cemas dan stres di tengah kondisi sekarang ini. Tapi mengkhawatirkan tentang masa depan yang belum pasti dan keinginan untuk kembali ke masa lalu yang normal tidak baik untuk kesehatan mental kamu karena hanya akan memunculkan perasaan dan emosi negatif yang tanpa disadari bisa menular ke orang lain.

 

Kemampuan untuk mengontrol pikiran dan emosi sepenuhnya ada di dalam kontrol kita. Memiliki pikiran dan emosi positif di tengah kondisi saat ini adalah hal bijaksana untuk dilakukan dan dicoba.

 

Melalui media sosialnya, Adjie Santosoputro, seorang praktisi emotional healing dan mindfulness memberikan 2 cara sederhana yang bisa kamu latih di rumah, agar bisa mengontrol pikiran dan emosi di tengah kondisi yang tidak pasti.

 

 

Latihan nafas untuk melatih kepekaan diri

 

Atur nafasmu ketika perasaan cemas, takut dan panik muncul. Sadari tarikan dan hembusan nafasmu.

 

Tarik napas pelan dan sadari kalau kamu sedang menarik napas, lalu hembuskan napas perlahan dan sadari bahwa kamu sedang menghembuskan nafas. Setiap kali merasa sedang terbawa pikiran, fokus pada pernapasanmu. Tidak hanya membuat diri lebih tenang, tapi juga kita lebih peka pada kondisi.

 

Ada banyak penelitian yang menunjukkan manfaat kesehatan dari teknik pernapasan untuk orang yang memiliki gangguan kecemasan, depresi maupun sakit kronis lainnya. Oksigen yang masuk menggantikan karbon dioksida yang keluar saat kita bernapas membawa segudang manfaat bagi sistem tubuh. Mengendalikan pernapasan juga bisa memperlambat detak jantung serta menurunkan atau menstabilkan tekanan darah, yang dampaknya bisa menghilangkan stres.

 

 

Latihan temui (menghadapi rasa)

 

Tanpa disadari kita mungkin terlatih untuk melawan perasaan atau denial terhadap apa yang sedang kita rasakan. Padahal salah satu tokoh psikolog Swiss bernama Carl Jung mengatakan apa yang kita lawan justru akan menetap di pikiran kita. Semakin kita lawan rasa cemas, kita semakin jauh dari ketenangan.

 

Setiap kita merasa cemas, latih diri untuk menemui rasa itu. Sadari bahwa tidak apa-apa untuk kamu merasakan cemas saat ini. Terima dan sadari itu.

 

Sulit memang, untuk menerima situasi saat ini. Tapi jangan sampai berpikir bahwa dunia akan hancur ya! Perlu diingat bahwa bukan hanya kamu yang mengalami hal ini, tapi hampir seluruh manusia di dunia ini juga berada dalam fase yang sama dengan kamu. You are not alone in this!

 

Yuk kita lihat situasi ini sebagai sebuah kesempatan untuk mengatur ulang hidup kamu. Kita pasti bisa bersama-sama melewati ketidakpastian ini.

 

This too shall pass Dream Warriors!

 

 

TOP VIDEO
Kejar Mimpi | Ide bisnis startup yang menjanjikan
Pintar Mengatur Cashflow Demi Masa Depan
Mau coba Solo Traveling? Kenapa enggak!
Sudah Siap Meraih Mimpi Bersama Beasiswa #KejarMimpi CIMB Niaga 2019?